Bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk Penyalahguna Narkoba - Ashefa Griya Pusaka

Bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk Penyalahguna Narkoba

Bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk Penyalahguna Narkoba
Share on:

Korban penyalahguna narkoba yaitu orang yang mengonsumsi bahkan menyalagunakan Narkoba sehingga mengalami ketergantungan baik fisik maupun psikis. Lalu bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk korban penyalahguna Narkoba? Simak selengkapnya pada artikel ini.

Bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk Penyalahguna Narkoba

Apa itu ketergantungan?

Korban penyalahguna narkoba yaitu orang yang mengonsumsi bahkan menyalagunakan Narkoba sehingga mengalami ketergantungan baik fisik maupun psikis. Sedangkan ketergantungan yakni seseorang yang mengalami hilang kendali dengan apa yang dilakukan, gunakan atau konsumsi yang dijadikan sebagai candu. Hilangnya kendali ini bisa disebabkan oleh macam-macam hal pada waktu yang lama. Kamu juga perlu tahu apa itu narkoba, artikel ini akan memberikan edukasi pembelajaran positif agar wawasanmu lebih luas.

ketergantungan membuat seseorang hilang kendali sehingga sulit bahkan tidak mampu untuk menghentikan perilaku tersebut, meskipun sudah melakukan berbagai upaya untuk menghentikannya. korban penyalahguna biasanya lebih suka melakukan berbagai hal untuk memenuhi hasrat akan candunya, hingga tidak memperdulikan resikonya.

ketergantungan narkoba lama kelamaan akan berdampak buruk untuk kesehatan, terutama kesehatan psikologis. Misalnya mengalami perubahan dari karakteristik, kepribadian, prilaku, kebiasaan, bahkan pada fungsi otak.

Apa yang Menyebabkan Seseorang ketergantungan Narkoba?

Seseorang mengalami ketergantungan adanya gangguan produksi hormon Dopamin. Dopamin yaitu hormon yang menimbulkan efek bahagia yang dilepaskan otak dalam jumlah yang banyak ketika seseorang mengalami senang dan puas salah satunya Narkoba yang menimbulkan efek ketergantungan .

Jika jumlah Hormon Dopamin yang dihasilkan otak normal maka tidak akan menyebabkan ketergantungan. Sedangkan objek yang merangsang otak mengahasilkan hormon Dopamin berlebih, maka akan mengalami ketergantungan.

Jika seseorang mengonsumsi atau menyalahgunakan narkoba maka hormon dopamin yang dilepaskan di luar batas normal. Sehingga memunculkan efek yang membahagiakan, semangat, percaya diri (narsistik). Efek yang ditimbulkan akan membuat tubuh merasa ketagihan sehingga pengguna merasa membutuhkan obat untuk di konsumsi berulang dengan dosis yag lebih tinggi demi memuaskan hasratnya.

Selain itu, penyalahgunaan Narkoba secara berkepanjangan akan merusak sistem dan sirkuit reseptor motivasi, penghargaan pada otak sehingga menyebabkan ketergantungan.

Proses pemulihan perlu dilakukan salah satunya mengikuti rehab, buat kamu yang tinggal diluar Jakarta bisa cobain traveling untuk rehabilitasi narkoba di fasilitas Ashefa Griya Pusaka yang ada di Indonesia lho.

Faktor Penyebab Seseorang Menjadi korban penyalahguna Narkoba

Seseorang menjadi korban penyalahguna narkoba disebabkan oleh beberapa faktor. Seseorang yang lebih rentan mengalami candu seperti trauma, genetik, gangguan mental dan sifat Implusif. Selain itu ada hal yang lainnya yang mampu mempengaruhi seseorang untuk menyalahgunakan narkoba. Berikut ini faktor penyebab seseorang menjadi korban penyalahguna narkoba:

  • Pengaruh Lingkungan

Lingkungan disekitar juga memungkinkan seseorang untuk menyalahgunakan narkoba. Hal yang sering terjadi seseorang tertarik untuk mencoba menyalahgunakan narkoba karena pengaruh dari lingkungan, misalnya teman, kerabat, hingga selebriti yang menggunakan narkoba. Hal tersebut memicu rasa ingin tahu dan berkeinginan mencoba

  • Rasa Penasaran

Rasa penasaran dan ingin tahu banyak yang memicu seseorang menjadi korban penyalahguna narkoba. Berawal dari eksperimen obat-obatan dan Alkohol untuk mengetahui rasanya seperti apa. Orang pun sudah tau jika narkoba itu berbahaya, tapi tetap saja menyalahgunakan narkoba walaupun hanya sekedar coba-coba untuk menghilangkan  rasa penasarannya.. sain itu seseorang menyalahgunakan narkoba karena untuk mendapatkan pengakuan dari status sosial.

korban penyalahguna Narkoba Harus Di Tolong

Mengatasi sikap buruk korban penyalahguna narkoba banyak yang harus direnungkan kembali berkaitan dengan ketergantungan. Biasanya seseorang beranggapan bahwa ketergantungan itu di kerenakan lemahnya iman dan pengendalian diri. Namun, alasannya seseorang menyalahgunakan narkoba hanya karena rusaknya moral.

Bagaimana Cara Mengatasi Sikap Buruk Penyalahguna Narkoba

Kurang pengetahuan tentang resiko dan penyebab seseorang menjadi korban penyalahguna narkoba sehingga seseorang berburuk sangka. Seseorang yang sudah mengalami candu karena narkoba akan tidak berdaya untuk mengendalikan hasrat dan perilakunya. Oleh karena itu seseorang yang berusaha untuk lepas dari jeratan candu narkoba perlu mendapatkan dukungan dan kasih sayang bukan cacian atau ddikucilkan.

Macam-macam Karakteristik korban penyalahguna

Dilansir dari Halo Aryani menyebutkan bahwa korban penyalahguna memiliki karakteristik, lalu bagaimana ciri ciri pemakai narkoba? Berikut penjelasannya:

A. Karakteristik Berdasarkan Fungsi Kognitif

  • Memiliki Kewaspadaan yang rendah korban penyalahguna narkoba sering mengalami kegagalan dalam menanggapi situasi atau tindakan yang dilakukan pada orang lain dan dirinya sendiri. korban penyalahguna terhalang oleh prilaku Implusif dan alih perhatian.
  • Kurang mampu memberikan penilaian yang tepat, Ciri yang paling terlihat yaitu kurang mampu dalam mengambil keputusan atau memecahkan masalah dalam hidup. Hal ini terjadi karena rendahnya kemampuan dalam mengendalikan Implusif dan mengurung diri.
  • Kurang tepat dalam menilai sesuatu, korban penyalahguna kurang tepat untuk menilai sesuatu yang berkaitan dengan dirinya dan pengalamannya. Sehingga berdampak tidak memahami hubungan antara pemikiran dan perilaku penggunaan narkoba.
  • Kurang realistis, korban penyalahguna narkoba kurang mampu menilai dirinya sendiri dan orang lain. korban penyalahguna juga merasa suly untuk membedakan antara perasaan, kenyataan, keinginan dan kebutuhan. Sehingga korban penyalahguna sering mengalami tidak inan terhadap suatu penilaian tentang dirinya.
  • Kurang mampu berpikir jernih, korban penyalahguna sering kali bisa berpikir jernih. korban penyalahguna memiliki sikap dan kebiasaan yang tidak menunjang untuk mengahadapi kenyataan hidup. Sehingga sangat sulit baginya untuk menjalani hidup yang lebih produktif xdsn normal di lingkungan.

B. Karakteristik Berdasarkan Persepsi korban penyalahguna

1. Harga diri yang rendah

korban penyalahguna akan mengalami atau merasakan bahwa dirinya itu rendah. Bahkan memandang dirinya kurang positif dan menarik diri dari lingkungan sosial. Karena korban penyalahguna sudah mengetahui bahwa dirinya negatif, terkadang korban penyalahguna melabeli dirinya sendiri.

2. Identitas sosialnya negatif

Pencandu narkoba secara berkelompok akan menimbulkan terbentuknya identitas sosial yang negatif. Sehingga berdampak buruk bagi korban penyalahguna, seperti tidak mampu mengenal diri sendiri secara benar.

C. Karakteristik korban penyalahguna Berdasarkan Emosinya

1.Tidak mampu menoleransi ketidaknyamanan

korban penyalahguna narkoba biasanya merasa kesulitan untuk mengungkapkan dan merespon perasaan secara efektif. Biasanya korban penyalahguna akan sulit mengontrol kesabarannya hingga melakukan hal yang negatif jika disakiti atau merasa tidak diperlakukan tidak adil.

2.Cepat marah dan permusuhan

korban penyalahguna narkoba sering sekali tidak berdaya dalam mengontrol emosi, seperti marah dan memusuhi yang menggebu. Hal tersebut di picu karena faktor lingkungan yang membuat mereka lari dari kenyataan.

3.Emosi yang tidak stabil dan kurang ceria

korban penyalahguna akan merasakan emosi yang labil karena gejala Disforia. Sehingga tidak merasakan namanya kesejahteraan emosi. Hal tersebut bisa dilihat dari keluhan somatis dan depresi ringan. korban penyalahguna juga merasakan Anhedonia ( tidak bisa merasakan rasa senang namun bersikap Defensif dan Agresif).

4.Kurang terampil dalam mengendalikan emosi

korban penyalahguna narkoba akan sulit mengendalikan perasaan sehingga bertindak secara berlebihan pada diri sendiri atau orang lain. Misalnya saat kondisi bosan, kecewa, tidak bersemangat memicu korban penyalahguna untuk melakukan hal yang merugikan hingga mendatangkan masalah.

D. Karakteristik korban penyalahguna Berdasarkan Interaksi Sosial

1. Sikap merasa berhak

Attitude of Entitlement mendorong korban penyalahguna merasa diperlakukan tidak adil apabila kebutuhan tidak dipenuhi. korban penyalahguna juga akan sering mengeluh dan apa yang dia mau harus terpenuhi. Sikap inilah yang menjadi penghambat untuk pembinaan. Hak yang sebenarnya harus diperoleh yaitu kesempatan untuk berubah, mendapatkan pertolongan, bimbingan.

2.Sikap tidak bertanggungjawab

korban penyalahguna narkoba tidak bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup terhadap diri sendiri maupun orang lain. Akan tetapi korban penyalahguna sangat obsesif untuk mengupayakan memenuhi kebutuhan mengonsumsi narkoba.

3.Hilangnya kepercayaan

Perlakuan yang merusak kepercayaan orang kain, sering dilakukan oleh korban penyalahguna. Hubungan korban penyalahguna biasanya sering dirusak oleh penipuan, alasan yang tidak benar dll. Hal ini datang pada lingkungan keluarga yang abusif, sosialisasi yang tak sehat dan tuntutan yang negatif.

4.Mahir berbohong

korban penyalahguna narkoba mahir dalam berbohong, suapya tidak ketahuan dan menyembunyikan ketergantungan untuk menghindari konsekuensi. korban penyalahguna narkoba akan mengucapkan apa yang ingin  didengar dari orang lain.

5.Sulit menerima konsekuensi

Karena minimnya penerimaan pada korban penyalahguna narkoba baik itu dilingkungan keluarga, masyarakat dan hukum sering kali korban penyalahguna tak mau menerima konsekuensi atas perbuatannya sendiri.

Cara Mengatasi Sikap Buruk korban penyalahguna Narkoba

Menurut dr. Jati Satriyo menjelaskan bahwa cara untuk mengatasi sikap buruk pada korban penyalahguna narkoba harus mengetahui dulu mengenai penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan ini diawali dengan coba-coba dalam lingkungan sosial. Kemudian berkembang menjadi memakai obat sehingga berubah menjadi ketergantungan.

Gejala seseorang yang mengalami ketergantungan yaitu ingin memakai narkoba setiap hari, rela mencuri atau berhutang untuk membeli narkoba, lalai dalam menjalankan pekerjaan atau aktivitas yang lainnya hingga membahayakan diri sendiri.

Langkah yang perlu dilakukan untuk menangani korban penyalahguna narkoba yaitu Rehabilitasi Narkoba. Rehabilitasi narkoba adalah upaya yang paling tepat untuk menyelamatkan korban penyalahguna narkoba. Lakukanlah segera mungkin untuk mengatasi permasalahan tersebut. Baca juga tanda kamu membutuhkan program rehabilitasi yang tepat untuk proses pemulihanmu.

Kemudian bujuklah korban penyalahguna narkoba untuk mengunjungi tempat rehabilitas narkoba. Rehabilitas biasanya dilakukan pengobatan, medis, konsultasi dll.

Paling utama untuk memahami permasalahan ini yaitu pelepasan diri dari narkoba yang tidak mudah bagi pengguna. Selain rehabilitasi, dukungan dari keluarga dan masyarakat juga penting supaya kembali menjalani hidup sehat dan normal.

Demikianlah informasi mengenai cara mengatasi sikap buruk korban penyalahguna narkoba. Jika kamu atau kerabat memiliki permasalahan seperti di atas bisa kunjungi pusat rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top