Bagaimana Program Rehabilitasi Narkoba Yang Tepat? - Ashefa Griya Pusaka

Bagaimana Program Rehabilitasi Narkoba Yang Tepat?

bagaimana program rehabilitasi narkoba yang tepat

Program rehabilitasi narkoba adalah upaya terpadu berupa rehabilitasi medis, bimbingan konseling, psikososial hingga pemberian latihan vokasional kepada korban penyalahguna narkoba. Sehingga mereka dapat pulih dan kembali beraktivitas normal dengan masyarakat secara umum. 

Proses pemberian layanan rehabilitasi kepada korban penyalahguna narkoba harus memenuhi syarat tertentu. Sebab, memulihkan jiwa dan raga yang terkontaminasi NAPZA tidaklah mudah. 

Berdasar UU Tentang Narkotika Pasal 54, program rehabilitasi narkoba yang benar mencakup dua hal, yaitu rehabilitasi medis dan sosial.  Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Sekilas Tentang Tahap Rehabilitasi Medis

rehab narkoba

Rehabilitasi medis merupakan salah satu tahapan rehabilitasi premium narkoba yang  harus pasien jalani agar pulih dari ketergantungan. Setiap korban penyalahguna narkoba harus mengikuti program rehabilitasi medis agar dapat pulih, kembali produktif serta mampu mengaktualisasikan diri. 

Melalui rehabilitasi medis, korban penyalahguna narkoba mendapatkan layanan pemeriksaan yang maksimal.  Berikut beberapa tahapan rehabilitasi medis yang harus pasien lalui, antara lain:

Pemeriksaan Kesehatan

Pada tahap pemeriksaan kesehatan, tim medis akan melakukan pengecekan guna mengetahui bagaimana kondisi pasien.  Korban penyalahguna narkoba akan mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh baik fisik maupun mental oleh tim medis.  

Setelah mendapatkan hasil, tim medis akan menentukan pengobatan yang tepat untuk mengurangi sakau pada korban penyalahguna narkoba. 

Di samping itu, pemeriksaan kesehatan perlu pasien jalani guna mengetahui gangguan kesehatan di dalam tubuh yang mungkin pasien derita. 

Intake

Intake merupakan tahapan administratif serta pelaksanaan asesmen awal bagi korban penyalahguna narkoba sebelum mengikuti program rehabilitasi narkoba.

Skrining

Pada tahapan skrining, pasien dapat mengutarakan apa saja yang menjadi keluhan. Keluhan yang umumnya pasien sampaikan adalah pusing, demam, batuk dan gangguan kesehatan lain.

Melalui skrining, tim medis dapat mendiagnosis apakah korban penyalahguna narkoba memiliki risiko medis terkait dengan penggunaan narkotika atau tidak. 

Asesmen

Tahap asesmen merupakan metode untuk memberikan penilaian terhadap kondisi pasien pasca penyalahgunaan narkoba. Asesmen meliputi aspek sosial dan medis.  

Tim medis akan membuka sesi wawancara dan melakukan observasi serta pemeriksaan fisik/ psikis kepada korban penyalahguna narkoba. 

Konseling Medis

Selayaknya konseling, pada tahap ini tim profesional akan membantu memecahkan masalah pasien secara efektif untuk proses pemulihan. 

Tahap Rehabilitasi Sosial

rehab narkoba ashefa

Sesuai dengan standar UNODC, tahapan program rehabilitas narkoba yang kedua adalah rehabilitasi sosial. Tahap rehabilitasi sosial merupakan proses menyadarkan korban penyalahguna narkoba supaya pulih secara psikis. 

Dengan demikian, korban penyalahguna narkoba akan kembali mempunyai motivasi serta harapan untuk melanjutkan hidup. 

Melansir dari UU Narkotika, rehabilitasi sosial merupakan kegiatan terpadu, baik fisik, psikis maupun sosial. Sehingga korban penyalahguna narkoba dapat pulih dan kembali mampu melaksanakan fungsi sosial di dalam bermasyarakat. 

Tujuan daripada rehabilitasi sosial adalah korban penyalahguna narkoba dapat kembali percaya diri, memiliki harga diri dan tanggung jawab. 

Berikut beberapa program yang akan pasien dapatkan pada tahap rehabilitasi sosial, antara lain :

Orientasi Program

Pada tahap ini, tim ahli akan memberikan beberapa informasi terkait tujuan, aturan hingga fasilitas tempat rehabilitasi narkoba secara menyeluruh. 

Konsultasi Dengan Psikolog

Tim psikolog akan berinteraksi secara langsung dengan pasien guna membantu mencari solusi dari setiap permasalahan. 

Individual Konseling

Pasien akan bertemu dengan konselor untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada.  Harapannya, korban penyalahguna narkoba dapat menemukan strategi yang efektif dan efisien untuk lepas dari belenggu zat terlarang. 

Asesmen Sosial

Pemeriksaan sosial perlu pasien jalani guna mengetahui risiko dari penyalahgunaan narkoba 

Selain dua tahap rehabilitasi di atas, korban penyalahguna narkoba juga perlu menjalani tahapan rehabilitasi bina lanjut. 

Pada tahapan bina lanjut, korban penyalahguna narkoba akan mendapatkan bekal keterampilan vokasional yang sesuai dengan bakat atau minatnya. Harapan dari program rehabilitasi narkoba ini adalah korban penyalahguna dapat menjadi pribadi yang utuh dan mampu mengisi hari-hari secara optimal. 

Baca juga Cara Rehabilitasi Narkoba, Apa Itu Rehabilitasi & Mengapa Harus Rehabilitasi

Tempat Rehabilitasi Narkoba Dengan Layanan Premium

tempat rehab narkoba premium

Ashefa Griya Pusaka merupakan pusat layanan rehabilitasi narkoba premium yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi korban penyalahguna narkoba.  Ashefa Griya Pusaka  menawarkan program rehabilitasi narkoba yang telah sesuai dengan Undang- Undang Narkotika di Indonesia. 

Program rehabilitasi narkoba yang akan pasien dapatkan di Ashefa, yaitu:

  • Rawat Inap

Pasien akan mendapatkan program rehabilitasi narkoba premium sebanyak tiga tahap masing-masing selama 28 hari. 

Program layanan pada tahap pertama (28 hari) meliputi observasi, detoksifikasi, pendampingan medis dan edukasi terkait bahaya ketergantungan narkoba. 

Tahap kedua, program lebih fokus pada proses pemulihan pasien dan edukasi tentang ketergantungan lanjutan serta menggali bakat/ minat. 

Sedangkan pada tahap ketiga, program rehabilitasi fokus pada edukasi agar pasien menjadi lebih berdaya. Sehingga dapat pulih dengan mandiri dan optimal. 

Secara umum pasien akan mendapatkan pelayanan rawat inap jika tingkat ketergantungan sudah tinggi. Ketika kondisi sudah mulai membaik, pasien dapat menjalani program rawat jalan. 

  • Rawat Jalan

Program rawat jalan pada dasarnya untuk pasien dengan tingkat ketergantungan yang sedang, serta bagi anak di bawah umur 18 tahun. Tujuannya agar pasien dapat  tetap menjalani tugas dan perannya sebagai pelajar. 

Program rawat jalan secara intensif berlangsung selama 12 sampai 24 kali pertemuan. Setiap minggu pasien akan mendapatkan pelayanan sebanyak 2 sesi, dengan waktu 1-2 jam setiap sesi. 

  • Kegiatan Olahraga

Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, pasien di Ashefa juga melakukan kegiatan olahraga, seperti zumba, muay thai, atau yoga. 

Pemilihan jenis olahraga pun sesuai dengan tujuan pemulihan kondisi pasien. Zumba merupakan olahraga kardio yang dapat membentuk pikiran menjadi lebih sehat. Dengan demikian, stamina tubuh pasien pun kembali normal. 

Sedangkan yoga merupakan kegiatan yang dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Pasien dapat mengurangi perasaan gelisah di masa-masa pemulihan. 

Sementara pemilihan olahraga muaythai lebih karena pasien dapat melepas stress. Pukulan-pukulan yang pasien lakukan menjadi salah satu media katarsis dan merangsang hormon endorfin. 

  • Massage 

Layanan massage yang tersedia di Ashefa dapat membantu kondisi pasien kembali bugar. Sehingga pasien dapat mengikuti dan menjalani setiap program rehabilitasi narkoba premium dengan lebih prima. 

  • Rekreasional

Salah satu layanan program rehabilitasi narkoba premium Jakarta yang terdapat di Ashefa adalah kegiatan outdoor. Pasien perlu mendapatkan kegiatan rekreasional agar pikiran lebih stabil dan tidak merasa terkungkung. 

Dengan pengawasan yang super ketat, staf kami akan mengajak korban penyalahguna narkoba melakukan kegiatan seru di luar ruangan. 

Bahkan pada Sabtu malam, seluruh pasien rutin melakukan aktivitas seperti BBQ-an, menonton film atau bernyanyi bersama. Tentu saja keseluruhan kegiatan ini dapat membuat pikiran dan perasaan pasien menjadi lebih tenang dan bahagia. 

Kesimpulan

Lantas apa yang harus Anda lakukan jika salah satu keluarga menjadi korban penyalahguna narkoba? 

Dampak penggunaan narkoba bisa sangat berbahaya jika dibiarkan, oleh karena itu jangan abai dan segera ajaklah mereka untuk kembali pulih, sebab mereka adalah korban. Segera hubungi Kami untuk mendapatkan program rehabilitasi narkoba premium, dengan layanan 24 jam. 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi hot line Ashefa Griya Pusaka

081388884646

Scroll to Top