Berapa Lama Sabu Bertahan di Dalam Tubuh & Cara Mengatasinya - Ashefa Griya Pusaka

Berapa Lama Sabu Bertahan di Dalam Tubuh & Cara Mengatasinya

berapa lama sabu berthan dalam tubuh
Share on:

Korban penyalahguna sabu akan merasa senang yang berlebihan, lebih bernergi, dan merasa tidak perlu makan dan istirahat. Efek negatif pada sabu saat digunaan dapat dilihat dalam 12 jam setelah penggunaanya, namun berapa lama sabu bertahan di dalam tubuh? Baca artikel ini hingga selesai.

berapa lama sabu bertahan dalam tubuh
berapa lama sabu bertahan dalam tubuh

Jenis narkoba sabu atau methampitamine dilarang penggunaannya karena dapat menyebabkan kerusakan di dalam tubuh, seperti terjadinya gangguan otak kognitif, terjadinya gangguan jantung, stroke, dan psikologis.

Sabu atau methamphetamine

Sabu atau methamphetamine merupakan salah satu jenis narkotika yang banyak sekali disalahgunakan oleh para penyalahguna narkoba. Sabu atau methamphetamine memiliki karakteristik bentuknya seperti Kristal berwarna putih dan tidak memiliki bau. 

Sabu atau methamphetamine bisa menimbulkan berbagai gangguan pada tubuh. Salah satunya adalah bisa menyebabkan masalah jantung seperti tekanan darah yang tidak normal, detak jantung yang tidak normal serta komplikasi jantung lainnya. 

Tak hanya itu bagi penyalahguna sabu yang ingin berhenti maka bisa mengalami sakau sabu dengan gejala yang tidak mudah. Sehingga banyak penyalahguna yang kesulitan untuk keluar dari penyalahgunaan sabu. 

Dampak buruk sabu dalam tubuh 

Korban penyalahguna sabu dapat merasakan beberapa gangguan pada tubuh diantaranya :

  • Menyebabkan kecanduan
  • Gangguan pada jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi, nyeri dada dan sesak napas, serangan jantung, dan jantung coroner.
  • Gangguan pada gigi dan mulut seperti mulut kering, gigi tanggal dan gigi berlubang.
  • Merusak stuktur otak yang menyebabkan gangguan koordinasi, gangguan kognitif dan sulit memahami informasi.
  • Parkinson
  • Dapat menyebabkan stroke.
  • Ganguan psikologis seperti kecemasan, paranoid, depresi, halusinasi dan paranoid.
  • Kematian.

Baca juga Ini Perbedaan Dampak Penggunaan Ekstasi dan Sabu

Lamanya sabu bertahan dalam tubuh

Sabu dapat bertahan selama beberapa waktu pada tubuh seperti:

  • Pada urin bertahan 72 jam hingga 1 minggu setelah pemakaian, tergantung lama dan banyaknya sabu yang dikonsumi.
  • Pada air liur bertahan 1 hari hingga 4 hari setelah penggunaan terakhir.
  • Pada rambut, paling lama bertahan yaitu 90 hari atau 3 bulan, bisa juga lebih dari itu.
  • Pada darah dan asi dapat bertahan 1 hingga 4 hari sejak terakhir dikonsumsi.

Baca juga Ciri-ciri Pemakai Sabu: Kondisi Fisik dan Tingkah Laku

Cara mengatasi efek sabu yang terjadi di dalam tubuh

Efek sabu yang dialami oleh para penyalahguna sabu sangat bervariasi. Namun banyak penyalahguna yang mengalami kesulitan untuk mengatasi efek sabu yang dialami ketika menyalahgunakan narkoba jenis sabu ini. Orang yang menggunakan sabu juga bisa dilihat dari wajahnya.

Baca juga Bagaimana Cara Menghilangkan Efek Sabu dalam Tubuh?

Berikut ini cara mengatasi efek sabu yang terjadi di dalam tubuh agar segera hilang:

  • Melakukan reorientasi tujuan hidup

Cara untuk menghilangkan efek sabu bisa dilakukan dengan melakukan reorientasi tujuan hidup. Biasanya banyak para penyalahguna narkoba yang menyalahgunakan sabu dikarenakan sebagai pelarian.

Biasanya sabu dijadikan pelarian dari masalah yang sedang dialami seperti broken home, depresi dan masalah lainnya yang menjadikan penyalahguna memerlukan pelarian. Namun banyak penyalahguna yang menyalahartikan sabu sebagai solusi.

Justru yang sebenarnya adalah sabu merupakan akar masalah yang akan memperburuk keadaan para penyalahguna sabu. Sehingga dengan melakukan reorientasi tujuan hidup maka akan menghilangkan efek sabu di dalam tubuh. 

  •  Konsumsi makanan yang bisa menghilangkan efek sabu

Untuk menghilangkan efek sabu ternyata bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang bisa meredakan hangover. Menurut sebuah penelitian pun ada yang menyebutkan bahwa telur, sayur, roti, kacang-kacangan dan daging bisa menghilangkan efek sabu. 

Data tersebut berdasarkan pada penelitian Oxford. Tak hanya itu bisa juga dilakukan dengan mengonsumsi air yang banyak dan minum vitamin. 

  • Dukungan orang-orang terdekat

Dukungan dari orang-orang terdekat merupakan salah satu cara untuk menghilngkan efek sabu yang dialami. Biasanya dukungan dari orang-orang terdekat sangat penting dan mampu membawa penyalahguna narkoba kembali pada jalan yang benar.

Selain itu pun para penyalahguna akan merasakan dukungan berarti, rasa empati dari keluarga. Tak hanya itu keluarga atau orang-orang terdekat pun bisa mengajak penyalahguna sabu untuk melakukan hal-hal yang disenangi penyalahguna. 

Kegiatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan sesuai dengan hobi dan minat para penyalahguna sehingga mampu mengalihkan penyalahguna sabu menuju pada hal-hal yang positif. 

  • Rehabilitasi

Rehabilitasi bagi para penyalahguna sabu bisa dilakukan untuk menghilangkan efek yang sedang dirasakan oleh para penyalahguna. Jika dukungan oleh orang-orang terdekat terasa sulit maka bisa dilakukan dengan melakukan rehabilitasi. 

Ketika melakukan rehabilitasi maka bisa dilakukan dengan pengobatan, detoksifikasi dan juga melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Pengobatan bisa dilakukan dengan menggunakan obat untuk mengatasi efek yang sedang dialami. 

Detoksifikasi bisa dilakukan dengan mengurangi dosis dan menghentikan penyalahgunaan sabu. Selanjutnya, penyalahguna sabu bisa melakukan kegiatan sesuai dengan hobi dan minat para penyalahguna sehingga mampu mengalikan perhatian para penyalahguna narkoba untuk keluar dari narkoba. 

Konsultasikan masalah penyalahgunaan sabu Anda ke pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka untuk mendapatkan program rehab yang cepat dan tepat.

Kesimpulan 

Sabu yang berbentuk Kristal putih sering disalahgunakan orang, karena mampu memberikan efek lebih berenergi, senang yang berlebihan, dan tidak mudah lapar dan lelah. Namun efek samping jangka pendek dan panjang nya perlu diwaspadai karena banyak menimbulkan efek buruk pada tubuh.

Nah itu dia berapa lama sabu bertahan dalam tubuh, waktu bertahan sabu di dalam tubuh berbeda beda diantaranya pada urin 72 jam hingga 1 minggu, pada air liur, darah dan asi pada ibu menyusui 1 hari hingga 4 hari, dan yang paling lama di rambut yaitu sekitar 3 bulan. 

Namun lamanya sabu bertahan dalam tubuh juga dipengaruhi oleh banyak dan lamanya dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh. Untuk itu hindari penggunaan sabu karena hanya akan merusak tubuh.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top