Obat Diazepam: Manfaat & Efek Samping - Ashefa Griya Pusaka

Obat Diazepam: Manfaat & Efek Samping

gambar diazepam
Share on:

Diazepam merupakan sebuah obat keras yang memiliki banyak kegunaan. Diazepam merupakan salah satu jenis obat psikotropika yang dalam penggunaannya perlu dilakukan sesuai dengan resep dokter. 

gambar
gambar diazepam

Merupakan golongan obat benzodiazepine. Diazepam adalah sebuah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai gejala yang terjadi pada penyalahguna narkoba, penderita gangguan kejiwaan ataupun sebagai obat penenang.

Memiliki banyak kegunaan jika digunakan dengan tepat. Oleh karena itu gunakan diazepam sesuai dengan anjuran resep dokter. Diazepam juga memiliki beberapa bentuk dengan kekuatan obat yang bervariasi pula. 

Apa itu diazepam?

Diazepam adalah sebuah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai gejala mental yang terjadi pada penderita gangguan mental. Diazepam merupakan sebuah obat yang termasuk ke dalam obat golongan benzodiazepine. 

Obat ini bisa digunakan untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Namun perlu diingat bahwa penggunaan obat diazepam ini harus sesuai dengan resep dokter. Karena jika tidak sesuai dengan resep dokter maka bisa menyebabkan efek samping yang justru malah membahayakan tubuh. 

Merek obat diazepam yang seringkali beredar dan dikenal di masyarakat Indonesia diantaranya adalah Trazep, Vodin, Valisanbe Injection, Stesolid, Valdimex, Nozepav, Valium Analsik, Opineuron, Neuroval, Yekalgin, Metaneuron, Potensik dan lain sebagainya. 

Diazepam memiliki berbagai jenis bentuk diantaranya adalah emulsi, tablet, injeksi, suspense, oral solution bebas gula, rectal solution (cairan yang dimasukkan melalui dubur). Tak hanya itu untuk kekuatan obat pun terdiri dari 2,5 mg, 5 mg dan 10 mg. 

Manfaat diazepam

Diazepam memiliki manfaat untuk mengatasi berbagai gejala yang terjadi. Salah satunya adalah bisa meningkatkan efek bahan kimia yang ada di otak. Diazepam bisa digunakan sebagai terapi berbagai penyakit diantaranya adalah:

  • Insomnia
  • Epilepsy
  • Kejang demam
  • Ansietas
  • Sindrom putus alkohol akut
  • Spasme otot

Tak hanya itu diazepam bisa digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan mental seperti gejala gangguan kecemasan hingga kejang. Diazepam bisa mengontrol kejang otot yang biasanya terjadi akibat dari gangguan saraf (neurologis) tertentu. 

Biasanya jika terjadi kerusakan otak maka akan mempengaruhi gerakan dan kontrol tubuh. Diazepam juga bisa digunakan untuk menyebabkan kehilangan ingatan pada saat melakukan prosedur medis tertentu atau disebut sebagai obat pramedikasi sehingga dapat memberikan efek anxiolysis, sedasi atau amnesia sebelum melakukan operasi seperti endoskopi.

Jika mengalami kejang akibat overdosis aau mengalami keracunan zat kimia lainnya yang berbahaya maka diazepam pun bisa digunakan. 

Diazepam bekerja untuk meningkatkan aktivitas asam gamma aminobutyric (GABA). Zat tersebut merupakan sebuah zat kimia khusus yang berada dalam sistem darah yang akan mengirim sinyal kepada sistem saraf. 

Namun GABA tersebut bisa menimbulkan sinyal yang kurang tepat dan bisa menyebabkan kejang otot dan gangguan kecemasan. Diazepam juga berfungsi atau memiliki manfaat untuk penghilang kejang otot rangka yang disebabkan karena spasme refleks patologi lokal (trauma).

Manfaat Diazepam Untuk Orang Dewasa

Diazepam bisa digunakan untuk orang dewasa ataupun anak-anak. Namun penggunaan diazepam bagi orang dewasa perlu dilakukan jika memang harus dan perlu digunakan diantaranya dapat digunakan untuk tujuan seperti berikut ini:

  • Mengontrol spasme otot (kejang) pada tetanus
  • Mengatasi gejala putus alkohol akut ataupun narkoba
  • Terapi jangka pendek kurang dari 14 hari untuk mengatsi gangguan kecemasan parah yang bisa terjadi atau dengan insomnia atau gangguan tidur yang menyebabkan kesulitan tidur atau bisa juga karena gangguan kesehatan mental
  • Terapi pengobatan penyakit epilepsy
  • Dalam kasus spastisitas tertentu pada palsi serebral atau kelumpuhan otak dan beberapa terapi atau perawatan otot lainnya. 

Manfaat Diazepam Untuk Orang Anak-anak

Sedangkan bagi anak-anak diazepam pun memiliki manfaat seperti berikut ini:

  • Mengontrol spasme otot atau kejang yang terjadi pada penyakit tetanus
  • Untuk mengontrol ketegangan dan iribilitas pada kasus tertentu spastisitas pada cerebral palsy atau kelumpuhan otak
  • Mengobati mimpi buruk atau tidur berjalan yang terjadi pada anak-anak

Diazepam Sebagai Obat Penenang

Diazepam juga bisa digunakan sebagai obat penenang sebelum operasi sehingga bisa membuat penderita lebih tenang dan terasa kantuk baik bagi orang dewasa dan juga anak-anak. 

  • Diazepam injeksi

Diazepam injeksi bisa digunakan menggunakan suntikan ke pembuluh darah (intravena), suntikan ke dalam otot (intramuscular) ataupun infus. 

  • Diazepam oral

Dalam menggunakan diazepam harus digunakan sesuai dengan anjuran dokter dan sesuai dengan resep. Dalam menggunakan diazepam bisa diikuti dengan meningkatkan konsumsi air putih. Jika menggunakan diazepam dalam bentuk cair maka gunakan alat pengukur obat. 

Dengan menggunakan alat pengukur obat maka keakuratan obat akan lebih tepat sesuai dengan yang seharusnya. Hindari menggunakan dosis diazepam dalam bentuk cair menggunakan sendok rumah karena memiliki ukuran yang berbeda. 

Tak hanya itu waktu penggunaan diazepam pun perlu dilakukan dengan tepat. Karena menggunakan diazepam dengan waktu yang tidak sesuai bisa menyebabkan ketergantungan. Jika menggunakan dalam jangka panjang pun tidak boleh berhenti dengan mendadak. 

Hal tersebut bisa berdampak buruk bagi penggunanya karena menghentikan penggunaan obat secara mendadak bisa memperburuk keadaan dan kondisi penggunanya. Sehingga perlu adanya penggunaan dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter. 

  • Diazepam rektal

Dalam satu tube diazepam rektal bisa digunakan hanya untuk sekali pemakaian saja dan jika kondisi tersebut memang sangat darurat. Jika diperlukan maka Anda bisa mengurangi pemberian obat diazepam dalam 12 jam sekali namun harus sesuai dengan resep dokter. 

Jika efektivitas obat selama 10 menit tidak bekerja maka Anda bisa mengulang pemberian obat diazepam sesuai dengan dosis atau menambahkan 10 mg untuk dewasa. Namun hal tersebut perlu diketahui oleh dokter agar tidak menyebabkan kesalahan dosis. 

Obat jenis ini dimasukan melalui dubur dan perlu langkah yang tepat dianataranya adalah sebagai berikut:

  • Miringkan badan pasien ke samping atau ke depan jika pasien nya adalah anak-anak.
  • Buka kemasan obat lalu lepaskan ke dalam tutup tabung.
  • Masukan semua nozzle ke dalam anus sambal diarahkan ke bawah.
  • Jika anak memiliki berat badan di bawah 15 kg maka masukan nozzle hanya setengah bagian saja.
  • Pencet tabung dengan kuat hingga isi dari nozzle tersebut habis.
  • Pastikan tabung ditekan hingga nozzle keluar dan bisa ditarik dari rectum (anus).
  • Jika masih tersisa sedikit tidak masalah.
  • Tetap pastikan posisi pasien sambal menahan pantatnya selama beberapa menit agar cairan diazepam tidak keluar. 

Efek Samping dan Bahaya Diazepam

Setiap obat memiliki efek samping jika penggunaanya tidak tepat atau diluar anjuran dokter. Penggunaan dalam jangka waktu panjang juga bisa memberikan efek samping bagi pengguna obat.

Diazepam juga memiliki efek samping umum yang mungkin akan terjadi bagi penggunanya, antara lain:

  • Kantuk
  • Pusing
  • Penglihatan buram
  • Lelah
  • Gangguan keseimbangan
  • Bingung
  • Tubuh gemetar

Obat Diazepam juga memiliki efek samping serius bagi penyalahgunanya. Jika efek samping umum tidak kunjung reda dan semakin memburuk, bisa jadi Anda sedang mengalami efek samping serius.

Efek samping serius ini akan berakibat fatal bagi kesehatan fisik dan psikis Anda. Ketahui efek samping serius di bawah ini:

  • Gelisah
  • Depresi
  • Penyakit Kuning
  • Sulit bekemih
  • Sakit demam atau tenggorokan yang tidak membaik
  • Sulit bernapas
  • Sulit mengingat atau hilang ingatan
  • Halusinasi dan delusi

Efek samping yang timbul dari penyalahgunaan diazepam perlu diwaspadai, karena obat ini termasuk golongan benzodiazepine. Jika dibiarkan maka akan menimbulkan masalah yang lebih serius lagi. Oleh sebab itu, segera konsultasikan masalah Anda dengan dokter.

Kesimpulan

Diazepam merupakan golongan obat benzodiazepine. Diazepam merupakan sebuah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai gejala yang terjadi pada penyalahguna narkoba, penderita gangguan kejiwaan ataupun sebagai obat penenang.

Obat diazepam bisa digunakan untuk berbagai gejala kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, insomnia, kejang otot dan lain sebagainya. Tak hanya itu kegunaan diazepam perlu dilakukan dan digunakan sesuai dengan aturan dokter. 

Dengan berbagai jenis bentuk diazepam perlu diketahui bagaimana pemakaian obat diazepam tersebut agar tidak mengalami efek samping yang buruk bagi pengguna obat diazepam tersebut.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top