Apa Arti Temperamen dan Juga Ciri-cirinya? - Ashefa Griya Pusaka

Apa Arti Temperamen dan Juga Ciri-cirinya?

Apa Arti Temperamen dan Juga Ciri-cirinya?
Share on:

Apa arti Tempramen? Temperamen merupakan salah satu gaya perilaku ketika merespons sesuatu dengan penuh emosi dan ditandai dengan mudah marah, sulit menyelesaikan masalah hingga sering menyakiti dirinya sendiri dan juga orang lain. 

Gaya perilaku seseorang dalam menghadapi sesuatu memang berbeda-beda. Ada yang diikuti dengan amarah dan emosi dan ada juga yang dapat mengontrol emosi dan mengatasinya dengan bijaksana. Salah satunya adalah temperamen.

Sehingga, hal tersebut sangat memengaruhi terhadap hubungannya dengan orang lain karena dalam merespons sesuatu bisa saja berhubungan dengan orang lain. Sehingga, banyak orang yang tidak menyukai orang temperamen. Simak penjelasannya. 

Apa arti temperamen?

Temperamen merupakan karakteristik dan gaya perilaku seseorang ketika menanggapi atau memberikan respon terhadap suatu hal. Namun, orang yang memiliki sifat temperamen ini cenderung sulit mengontrol emosi, mudah marah dan banyak tidak disukai orang lain. 

Selain itu, sifat temperamen juga merupakan sifat turunan atau genetic yang juga dipengaruhi dengan lingkungan seseorang dibesarkan. Sehingga, pola asuh orang tua kepada anak dan sifat orang tua sangat memengaruhi bagaimana sifat anak. 

Orang temperamen juga memiliki sikap yang mudah tersinggung hingga sulit mengendalikan amarahnya karena sering meningkat dengan cepat. Hal tersebut lah yang membuat orang temperamen seringkali dijauhi. 

Ciri-ciri orang temperamen 

  1. Mudah marah 

Ciri yang paling banyak dijumpai dan dikenal dari orang temperamen adalah mudah marah. Hal tersebut terjadi karena orang temperamen lebih sulit untuk mengendalikan emosi dan amarahnya, sehingga diluapkan dengan marah yang tidak terkendali. 

  1. Sulit menyelesaikan masalah 

Ciri lainnya adalah sulit menyelesaikan masalah. Karena orang temperamen memiliki tingkat emosi yang tinggi dan sulit mengendalikan amarah, sehingga dalam mengatasi masalah pun akan terasa sulit karena hanya mementingkan dirinya sendiri. 

Masalah yang dihadapi pun tidak akan terselesaikan. Meskipun dibantu oleh orang lain hal tersebut tidak akan berpengaruh karena orang temperamen cenderung tidak mau mendengarkan orang lain. 

  1. Menyakiti diri sendiri dan orang lain 

Tak hanya itu, orang temperamen juga sering menyakiti dirinya sendiri dan juga orang lain. Baik melakukan kekerasan secara fisik ataupun verbal. Sehingga kekerasan secara verbal bisa seperti melakukan silent treatment, menghakimi hingga memberikan komentar buruk kepada orang lain. 

  1. Defensive 

Sikap defensive ini merupakan sikap yang tidak mau disalahkan dan berusaha untuk membela dirinya sendiri agar tidak terlihat salah. Bisa dengan berteriak hingga melakukan kekerasan fisik hingga verbal kepada dirinya sendiri hingga orang lain. 

Hal tersebut dilakukan untuk melindungi harga dirinya dan membuat dirinya seolah-olah tidak salah dan terlihat benar dimata orang lain. Namun, hal tersebut justru membuat orang lain mengetahui bahwa dirinya merupakan seorang yang temperamen. 

  1. Senang merusak barang 

Kemudian, ciri lainnya adalah senang merusak barang. Seorang yang temperamen akan meluapkan emosi dan amarah nya tidak hanya melalui marah, kekerasan fisik dan kekerasan verbal saja namun juga bisa dengan merusak barang-barang sekitarnya. Bisa dengan melempar, menjatuhkan ataupun memukulnya. 

Kesimpulan 

Apa arti tempramen? Temperamen merupakan karakteristik dan gaya perilaku seseorang ketika menanggapi atau memberikan respon terhadap suatu hal. Namun, orang yang memiliki sifat temperamen ini cenderung sulit mengontrol emosi, mudah marah dan banyak tidak disukai orang lain. 

Selain itu pun, ciri lainnya dari seorang temperamen diantaranya adalah mudah marah, sulit menyelesaikan masalah, menyakiti diri sendiri dan orang lain, defensive hingga senang merusak barang. Hal tersebut jelas membuat orang lain takut dan tidak suka berhubungan dengan orang temperamen.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top