Hati-hati dalam bergaul atau berteman dengan seseorang. Bisa saja orang tersebut bersifat toxic, yaitu yang selalu merugikan, menyusahkan baik secara fisik ataupun mental. Ciri-ciri orang toxic diantaranya tidak suka meminta maaf atas kesalahannya, tidak ada rasa empati, memanfaatkan kebaikan, memanipulasi, suka merendahkan, dan hanya ingin senangnya saja.
Dalam bergaul kita harus bisa memilih apakah sedang berada di lingkungan orang toxic atau tidak. Orang toxic cenderung selalu akan membuat kita kesal, kurang kompak, sering terjadi konflik, tidak menyenangkan dan tidak menciptakan kedamaian dalam pergaulan. Untuk mengetahui lebih jelas tentang ciri-ciri orang toxic, simak artikel ini hingga selesai.
Ciri-ciri Orang Toxic
1. Tidak mau minta maaf dan mengakui kesalahan
Ciri orang toxic diantaranya tidak mau meminta maaf dan mengakui kesalahan yang jelas-jelas ia buat. Rasa angkuh ada pada orang toxic agar tetap bisa menang. Ia akan bersikap seakan tidak memiliki kesalahan, dan perasaan sakit hati atau penderitaan yang kita alami oleh dirinya dianggap berlebihan. Sikap seenaknya pada orang lain terus tertanam, sehingga meminta maaf bukan solusi yang ada pada dirinya.
2. Tidak memiliki sifat empati pada orang lain
Orang toxic memiliki ciri tidak mempunyai sifat empati pada orang lain. Saat ada masalah atau kesedihan yang kita alami, orang toxic tidak akan peduli atau bahkan membantu untuk sekadar menenangkannya. Malah ia akan menyalahkan, menghakimi masalah yang anda hadapi yang membuat lebih down dan sedih. Orang toxic tidak bisa mengerti keadaan orang lain dan memahami kondisi yang sedang dirasakan.
3. Hanya ingin senangnya saja
Ciri-ciri orang toxic selanjutnya yaitu hanya ingin senangnya saja. Saat kita sedang berada di fase bawah, misalnya sedang tidak memiliki apa-apa, ia tidak akan menemani kita malah akan meninggalkan. Namun, saat ia kesusahan akan memaksa terus-menerus agar ditolong oleh kita.
Satu hal, jika orang toxic membantu kita saat kesusahan. Ia akan terus membahas semua kebaikan yang telah dibuat, diumbar ke semua orang bahwa telah menolong.
4. Memanfaatkan kebaikan
Salah satu ciri orang toxic yaitu suka memanfaatkan kebaikan orang lain. Bukannya bersyukur mempunyai teman yang baik, ia malah memanfaatkannya untuk kepentingan sendiri. Misalnya, seseorang sangat baik sampai bisa memberi pinjaman uang saat kita kekurangan, namun orang toxic akan memanfaatkan uang tersebut dengan telat membayar padahal uang yang dikembalikan sudah ada, namun digunakan untuk hal lain.
5. Suka merendahkan orang lain
Keberhasilan atau kesuksesan yang kita raih akan terus diremehkan atau direndahkan oleh orang toxic. Ia tidak senang jika anda berhasil melakukan pencapaian yang sukses.
Hatinya akan panas lalu membandingkan pencapaian tersebut dengan orang lain atau dirinya yang intinya keberhasilan anda tidak lebih bagus dari pada dirinya. Rasa iri juga melekat pada orang toxic.
6. Suka memanipulasi orang lain
Seseorang yang memiliki sifat toxic suka memanipulasi dan mengontrol orang lain agar bisa melakukan hal apapun yang mereka inginkan untuk mencapai tujuan pribadi.
Orang toxic suka berbohong melakukan cara apapun agar kita merasa hutang budi padanya. Jika ia telah berhasil melakukan apa saja yang ia inginkan lewat manipulasi, maka akan melakukan hal yang lebih parah lagi.
Kesimpulan
Ciri-ciri orang toxic yaitu enggan meminta maaf atau mengakui kesalahan yang diperbuat sendiri, suka memanfaatkan kebaikan orang lain, memanipulasi dan mengontrol agar bisa melakukan segala hal atas kehendak dirinya. Senang merendahkan orang lain, misalnya atas pencapaian dan keberhasilan yang diraih malah dibandingkan dengan kesuksesan dirinya. Memanfaatkan kebaikan orang lain demi kepentingan pribadi. Hanya ingin senangnya saja, saat kita susah ia enggan membantu.
Publikasi: Ashefa Griya Pusaka






