Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih - Ashefa Griya Pusaka

Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih

Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih
Share on:

Memiliki masalah pikiran yang bikin mumet? Berikut ini cara mengatasi depresi agar cepat pulih dan balikin mood kamu seperti semula!

Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih
Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih

Depresi yaitu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan kondisi perasaan yang tidak stabil dan merasa sedih hingga tertekan. Bahkan untuk melakukan aktivitas pun menjadi terganggu dan mengalami penurunan kualitas hidup. 

Seseorang yang mengalami depresi berat, tidak segera ditangani maka akan berdampak serius pada kehidupannya. Seseorang yang menderita depresi akan terjerumus pada hal yang buruk misalnya penyalahgunaan narkoba dan kecanduan alkohol. 

Bahkan, ada yang bisa mencoba untuk melukai diri sendiri bahkan bunuh diri. Lalu bagaimana metode yang tepat untuk mengatasi depresi? Simak yuk penjelasan berikut ini

Apa itu Depresi?

Depresi yaitu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan kondisi perasaan yang tidak stabil dan merasa sedih hingga tertekan. Bahkan untuk melakukan aktivitas pun menjadi terganggu dan mengalami penurunan kualitas hidup. 

Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih
Cara Mengatasi Depresi Agar Cepat Pulih

Seseorang yang mengalami gangguan depresi mayor akan mempengaruhi perasaan, prilaku, pemikiran sehingga memunculkan permasalahan emosional dan fisik. Depresi juga bisa menganggu waktu istirahat dan nafsu makan, sehingga penderita merasa lelah dan sulit untuk konsentrasi. 

Efek depresi bisa berlangsung lama atau berulang kali. Depresi juga bisa mempengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dilingkungannya. 

Cara Mengatasi Depresi atau Metode Penyembuhannya

Berikut ini cara mengatasi depresi atau metode yang bisa kamu coba untuk penyembuhannya.

Apabila seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dengan menunjukkan hasil positif depresi maka dibutuhkan penangan lebih lanjut. Dengan melakukan Psikoterapi, terapi obat-obatan, terapi perilaku kognitif, terapi kejut listrik. Metode tersebut, dipilih sesuai dengan keadaan penderita depresi dan mempertimbangkan tingkat keparahan depresi. Berikut ini beberapa metode penyembuhan yang bisa dilakukan untuk mengatasi depresi:

1. Obat-obatan

Senyawa kimia yang ada di otak berkontribusi pada tingkat depresi seseorang. Oleh karena itu, mengonsumsi obat Anti-depresan diresepkan untuk menyeimbangkan senyawa kimia yang ada di otak. Obat tersebut bukan merupakan stimulan, sedatif atau jenis obat penenang lainnya, sebab tidak menimbulkan efek kecanduan.

Obat Anti-depresan akan terlihat hasilnya dalam kurun waktu 1-2 Minggu pertama penggunaan dan hasilnya bisa terlihat secara keseluruhan setelah 2-3 bulan. 

Biasanya jika penderita tidak merasakan perkembangan yang baik dalam beberapa Minggu, maka Psikiater akan mengubah dosis atau mengganti dengan obat Anti-depresan lain.

2. Psikoterapi

Psikiater adalah langkah awal untuk pengobatan yang dilakukan dengan wawancara pada penderita. Hal ini dilakukan untuk mengukur beberapa aspek, misalnya sudut pandang negatif pada situasi, komunikasi dan hubungan dengan orang lain, pengalaman buruk yang pernah dialami dan emosi yang dialami.

Seseorang Psikiater biasanya hanya melakukan psikoterapi dengan terapu bicara untuk depresi yang ringan. Sedangkan untuk depresi yang lebih parah maka akan dikombinasikan dengan terapi obat Anti-depresan.

3. Terapi perilaku kognitif (CBT)

Terapi perilaku kognitif adalah salah satu metode yang bisa digunakan untuk depresi. Metode in iganya berfokus pada pemecahan masalah. Terapi CBT membantu penderita untuk memahami pemikiran menyimpang dan diajarkan untuk menguji pemikiran tersebut. Untuk melakukan terapi ini membutuhkan waktu beberapa minggu bahkan lebih lama, tergantung pada tingkat depresinya. Dalam beberapa kasus biasanya dilakukan dalam 10-15 sesi jika ada perubahan secara signifikan.

4. Terapi Elektrokonvulsif (ECT)

ECT atau terapi kejut listrik merupakan perawatan medis yang bisa dipakai untuk penderita depresi berat atau gangguan bipolar disorder yang tidak bisa ditangani dengan metode yang lainnya. Terapi ECT melibatkan stimulasi listrik singkat pada otak saat penderita dibawah anestesi. Metode ini biasanya dilaksanakan 6-12 kali sesi pertemuan, 2-3 kali dalam seminggu. Untuk kamu yang memiliki maalah dengan gangguan bipolar, sebaknya konsultasikan masalah Anda ke pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka.

Sementara itu menurut dr. Rizal Fadli dari Halodoc mengatakan bahwa hidup dengan depresi sulit dilakukan, tetapi ada pengobatan yang bisa membantu dalam meningkatkan kualitas hidup bagi penderitanya.  Carilah dan temui ahli medis untuk membantu mengatasi depresi dengan metode pengobatan supaya lebih baik. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan dokter untuk membantu penderita mengatasi depresi yakni:

  • Psikoterapi
  • Cognitive Behavior Therapy (CBT)

Terapi CBT bertujuan untuk membantu penderita melepaskan pikiran dan perasaan negatif yang terus menganggunya dan mengganti dengan respon positif.

  • Problem-solving Therapy (PST)

Terapi ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penderita depresi menghadapi permasalahan atau pengalaman yang memicu tertekan.

  • Interpersonal Therapy (IPT)

Terapi ini mampu mengatasi permasalahan yang muncul berkaitan dengan orang lain. 

  • Terapi Psikodinamis

Terapi ini membantu penderita depresi untuk memahami apa yang dirasakan dan mengetahui respon dari perasaan yang muncul.

  • Obat Anti-depresan
  • Terapi Kejut listrik atau electroconvulsive therapy 

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi depresi supaya cepat pulih. Beberapa metode tersebut bisa ditunjang dengan penanganan mandiri untuk mengatasi gejala depresi yang muncul. Salah satu yang bisa dilakukan yaitu olahraga yang teratur. Karena, olahraga teratur bisa menciptakan perasaan positif dan suasana hati yang lebih baik. Tak hanya itu, kamu juga perlu sekali menjaga pola tidur, makanan yang sehat, menghindari alkohol atau merokok.

Apabila tidak secepat ditangani, depresi bisa menimbulkan gangguan lainnya seperti, pola tidur tidak teratur, pola makan tidak teratur dan tidur yang salah. Apabila sudah mengalami depresi yang parah penderita mempunyai keinginan untuk melukai diri sendiri, bahkan bunuh diri. Saat kamu sudah merasakan gejalanya, perasaan tidak nyaman dan bingung maka konsultasikan pada dokter dan membuat janji dengan psikiater. Untuk menangani masalah ini kamu bisa berkonsultasi pada tenaga profesional di Rahabilitas Ashefa Griya Pusaka.

Artikel ini dipublikasikan oleh: https://ashefagriyapusaka.co.id.

Scroll to Top