Ketahui Obat Midazolam: Fungsi, Manfaat dan Efek Samping - Ashefa Griya Pusaka

Ketahui Obat Midazolam: Fungsi, Manfaat dan Efek Samping

midazolam
Share on:

Obat Midazolam obat apa sih? Midazolam adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi kecemasan. Rasa cemas, masuk dalam permasalahan psikis. Rasa cemas dan takut ini sering muncul saat seseorang menjalani operasi. Tetapi, apabila rasa cemas itu berlebihan, maka akan menimbulkan masalah yang lebih serius. Perasaan cemas, bisa ditandai dengan rasa gelisah, stres, keraguan, hal yang tidak menyenangkan atau pikiran buruk tentang kemungkinan terjadi sebelum operasi.

Ketahui Obat Midazolam: Fungsi, Manfaat dan Efek Samping

Perasaan cemas sebelum operasi bisa menimbulkan gejala fisik, misalnya nyeri dada, jantung berdebar, dan mual. Perasaan cemas yang berlebihan bisa menimbulkan serangan panik saat seseorang terus terbayang akan ketakutan pra operasi. Biasanya ini terjadi pada pasien yang baru pertama kali ingin menjalankan operasi. Namun, permasalahan tersebut bisa diatasi dengan obat Midazolam. Lalu, apa saja fungsi, manfaat dan efek samping obat Midazolam? Simak selengkapnya.

Pengertian Obat Midazolam

Midazolam adalah obat yang digunakan sebagai anastesi atau obat bius. Pasien yang ingin menjalankan operasi akan diberikan obat Midazolam. Obat Midazolam yaitu obat yang digunakan sebagai anastesi atau obat bius. Selain itu membantu seseorang untuk mengatasi rasa cemas, membuat tubuh dan pikiran rileks , dan kantuk sehingga tidak sadarkan diri sebelum menjalani operasi.

Cara kerja obat Midazolam yakni memperlambat kinerja otak dan sistem saraf. Untuk kegunaan dari obat Midazolam yaitu obat bius untuk pasien sebelum melakukan operasi, menurunkan kesadaran, efek kantuk, menenangkan pasien menggunakan alat bantu pernapasan di unit perawatan intensif.

 Obat Midazolam tersedia dalam bentuk cair suntik(injeksi), dan pemberian pada pasien hanya boleh di lakukan oleh dokter atau tenaga medis lainnya sesuai instruksi dari dokter.

Fungsi dan Manfaat Midazolam

Obat Midazolam berfungsi untuk memengaruhi reseptor GABA pada otak sehingga memberikan efek menenangkan untuk mengurangi rasa cemas yang berlebihan. Sementara itu, Midazolam mempunyai manfaat sebagai obat bius atau anestesi untuk pasien yang ingin menjalankan operasi, menurunkan kesadaran, untuk obat insomnia, rasa kantuk dan obat cemas. Obat Midazolam, digunakan untuk mengobati, merawat dan mengontrol kejang, sedasi sadar, gigi dan minor bedah prosedur sedasi kejang pada bayi, serta premedikasi sebelum anestesi.

Petunjuk Umum Konsumsi Midazolam

Adapun petunjuk umum saat ingin mengonsumsi obat Midazolam yang harus diperhatikan seperti berikut ini:

  1. Obat Midazolam bisa menyebabkan kecanduan jika disalahgunakan
  2. Ikutilah saran dan resep dari dokter
  3. Obat Midazolam bisa menyebabkan gejala putus obat jika berhenti secara tiba-tiba tanpa anjuran dokter
  4. Bisa menyebabkan overdosis jika digunakan dalam dosis tinggi
  5. Mengonsumsi obat Midazolam sesuai petunjuk dokter

Efek Samping Obat Midazolam

Selain ada manfaatnya, obat Midazolam bisa menimbulkan efek samping yang umum terjadi selama pemakaiannya. Berikut ini efek samping obat Midazolam.

  1. Adanya perubahan mental
  2. Mengalami perubahan penglihatan
  3. Gerakan menjadi tidak terkendali atau gemetar
  4. Pingsan atau tidak sadarkan diri
  5. Bernafas cepat
  6. Linglung
  7. Mual dan muntah
  8. Reaksi alergi obat
  9. Mulut kering
  10. Angioedema
  11. Hipotensi

Jika mengalami gejala yang berat atau serius segeralah hubungi dokter.

Interaksi Obat Midazolam dengan Obat Lainnya

Jika kamu sedang mengonsumsi obat lain, maka beritahu atau konsultasikan pada dokter apabila ingin menggunakan Midazolam dengan obat-obatan berikut ini.

  1. Jika obat Midazolam dikonsumsi bersamaan dengan Clarithromycin atau ketoconazole bisa menyebabkan meningkatnya kadar obat Midazolam dalam darah.
  2. Jika obat Midazolam dikonsumsi bersamaan dengan obat Rifampicin bisa menurunkan kadar obat dalam darah
  3. Jika obat Midazolam dikonsumsi bersamaan dengan pereda nyeri, obat bius lainnya, dan phenobarbital bisa memperkuat efek dari obat-obatan tersebut dan mengurangi keefektifan midazolam.

Kelompok Orang Berisiko Mengonsumsi Midazolam

Adapun orang yang berisiko tinggi apabila mengonsumsi obat ini, yakni penderita gangguan pada fungsi ginjal, sistem saraf penyakit liver, obesitas, penyakit jantung, gangguan pernapasan, sleep apnea, paru-paru kronis, orang yang mengonsumsi alkohol dan wanita hamil atau menyusui.

Cara Konsumsi Obat Midazolam

Obat Midazolam hanya diberikan oleh dokter ataupun tenaga medis. Jadi, jangan pernah menggunakan obat Midazolam dengan sendirinya. Jika kamu mengonsumsi obat lain atau suplemen maka beritahu dokter, supaya dokter bisa memberikan dosis yang sesuai dan menghindari interaksi dengan obat yang lainnya.

Bentuk Midazolam yaitu cairan tak berwarna, tidak mengandung partikel dan bening. Jika obat Midazolam cairannya berwarna, berisi partikel atau kemasan bocor. Mintalah pada petugas medis untuk mengganti yang baru, apabila terjadi seperti itu.

Kemudian, sesudah menggunakan obat tersebut jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Karena obat Midazolam menimbulkan efek lelah, lemas dan kantuk selama 24 jam hingga 48 jam.

Apabila kamu sedang melakukan perawatan intensif dan berkeinginan untuk berhenti menggunakan obat Midazolam maka harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Begitupun, ingin menambah dosis atau pengurangan dosis. Sebab obat Midazolam itu berpotensi sekali memicu gejala putus obat. Demikianlah informasi mengenai fungsi, manfaat dan efek samping midazolam. Apabila kamu ingin berkonsultasi, mengalami gejala putus obat dan overdosis karena midazolam bisa hubungi Ashefa Griya Pusaka. Ashefa Griya Pusaka menyediakan berbagai saran medis, diagnosis dan perawatan.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top