Risiko Penyalahgunaan Alkohol yang Berbahaya - Ashefa Griya Pusaka

Risiko Penyalahgunaan Alkohol yang Berbahaya

Risiko Penyalahgunaan Alkohol
Share on:

Risiko penyalahgunaan alkohol sangat banyak dan bisa berbahaya bagi kesehatan anda. Jika diminta untuk jelaskan resiko penyalahgunaan alkohol oleh seseorang, anda bisa menyebutkan penyakit liver, jantung, gangguan pada otak dan saraf, gangguan pada sistem reproduksi, serta menyebabkan kanker.

Alkohol merupakan salah satu jenis minuman keras yang bisa menyebabkan mabuk dan tidak baik untuk kesehatan. Jika sudah mengalami kecanduan alkohol maka seseorang tersebut menjadi seorang alkoholisme

Risiko penyalahgunaan alkohol

1. Penyakit liver

Risiko penyalahgunaan alkohol yang pertama adalah bisa menyebabkan penyakit hati atau liver. Hati berfungsi untuk menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh di dalam darah. Selain itu, hati juga bertugas pada saat proses pembekuan darah. 

Alkohol yang dikonsumsi ini akan masuk ke dalam tubuh dan melalui proses metabolisme di dalam hati. Sehingga, zat yang terkandung di dalam alkohol ini akan merusak hati dan fungsi organ pun tidak akan berjalan dengan semestinya. 

Baca juga: Kandungan Alkohol Dalam Minuman Keras, Bisa Sangat Berbahaya!

Lebih parah lagi hati yang terus bekerja akan mengalami kelelahan hingga mengalami kerusakan dan peradangan. Hal tersebut juga bisa menyebabkan gangguan pada hati seperti sirosis, hepatitis alkoholik, penumpukan lemak pada hati atau fatty liver, dan kanker hati. 

2. Jantung

Jantung memiliki kaitannya dengan pembuluh darah. Ketika menyalahgunakan alkohol, maka bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Hal tersebut juga bisa meningkatkan risiko jantung dan stroke. 

Alkohol juga bisa menyebabkan gangguan pada irama jantung atau atrial fibrilasi. Otot jantung pun akan ikut melemah dan akhirnya risiko terjadinya penyakit jantung akan meningkat akibat dari penyalahgunaan alkohol. 

3. Gangguan pada otak dan saraf

Selain memengaruhi pada organ hati dan jantung, penyalahgunaan alkohol pun bisa berpengaruh terhadap kerusakan otak. Fungsi otak akan terpengaruh dan mengalami gangguan berpikir, konsentrasi, sakit kepala, tubuh gemetar hingga mengantuk. 

Jika terus menerus dilakukan, maka akan memengaruhi kerusakan otak secara permanen yang menyebabkan penurunan memori, stroke, gangguan mood, hingga demensia atau pikun akibat pengaruh dari alkohol. 

4. Gangguan pada sistem reproduksi

Alkohol juga bisa memengaruhi sistem reproduksi seseorang. Pada wanita bisa menyebabkan gangguan pada siklus menstruasinya. Selain itu, pada laki-laki bisa menyebabkan impotensi. Pada ibu hamil pun bisa menyebabkan keguguran atau cacat pada saat lahir. 

Sehingga, penyalahgunaan alkohol perlu dihindari bagi ibu hamil, ibu menyusui, atau orang yang sedang melakukan program kehamilan, karena memiliki risiko tinggi terhadap dampak yang dialaminya. 

5. Kanker

Penyalahgunaan alkohol atau minuman keras pun bisa menyebabkan kanker. Jenis kanker pun sangat bervariasi seperti kanker payudara, hati, mulut, usus atau tenggorokan. Peningkatan risiko yang menyebabkan kanker disebabkan karena zat karsinogenik yang ada pada alkohol. 

Baca juga: Pengaruh Minuman Keras pada Tubuh

Zat tersebut bisa merusak sel-sel yang ada di dalam tubuh dan menyebabkan kanker. Itu sebabnya, alkohol tidak boleh disalahgunakan, karena sangat berisiko terhadap penyalahgunanya. Gunakan alkohol hanya untuk kebutuhan yang sangat mendesak dan sesuai dengan anjuran dokter. 

Kesimpulan

Alkohol merupakan salah satu zat yang bisa menyebabkan mabuk dan berbahaya bagi kesehatan. Banyak risiko yang bisa disebabkan oleh alkohol seperti gangguan pada sistem reproduksi, jantung, liver, otak dan saraf hingga menyebabkan kanker. 

Baca juga: Ini Manfaat Alkohol untuk Tubuh, Jika Dikonsumsi Sewajarnya

Risiko penyalahgunaan narkoba tersebut yang harus diketahui bersama agar tidak terjerumus ke lubang yang salah dan merasakan dampak dari penyalahgunaan alkohol. Sebenarnya, jika digunakan dengan cara yang tepat alkohol memiliki manfaat. Namun, jika hanya disalahgunakan justru hal tersebut yang bisa menyebabkan dampak yang buruk bagi kesehatan. 

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top