Carisoprodol: Manfaat, Dosis dan Efek Sampingnya - Ashefa Griya Pusaka

Carisoprodol: Manfaat, Dosis dan Efek Sampingnya

Carisoprodol Manfaat, Dosis dan Efek Sampingnya
Share on:

Mengenal apa itu Carisoprodol: Manfaat, Dosis dan Efek Sampingnya? Ini adalah sebuah obat yang cukup terkenal saat ini, dikarenakan bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit. Salah satu manfaatnya yaitu dapat mengatasi permasalahan pada otot. Namun, tidak semua orang paham akan hal tersebut.

Dikutip dari Repository uinjambi. Ini merupakan Relaksan otot yang biasa diresepkan, digunakan untuk tambahan istirahat atau terapi fisik terkait kondisi muskuloskeletal pada orang dewasa.

Berdasarkan PERMENKES No. 7 Tahun 2018 Carisoprodol sudah
digolongkan ke dalam narkotika golongan I. Narkoba golongan ini termasuk jenis yang paling berbahaya karena memiliki zat adiktif yang sangat tinggi. Namun untuk penelitian dan ilmu pengetahuan masih tetap diperbolehkan. Segera konsultasikan penyalahgunaan obat Anda ke Ashefa Griya Pusaka secara gratis

Manfaat Carisoprodol

Carisoprodol

Termasuk kedalam pil PCC atau persamaan dari paracetamol, caffeine, carisoprodol yang merupakan obat penahan sakit dan sakit jantung, biasa di sebut dengan psikotropika racikan. Carisoprodol dijadikan sebagai obat untuk mengatasi permasalahan pada otot, Salah satunya yaitu meredakan kejang. Cara kerja obat ini yaitu dengan memblokir sensasi nyeri yang akan di transfer ke otak dan saraf. Selain itu, bermanfaat juga untuk mempengaruhi respon saraf sentral.

Tentunya untuk mendapatkan manfaat tersebut harus mengkonsumsi obat ini dengan cara diminum. Namun, perlu diingat untuk mengkonsumsinya harus sesuai dengan resep dokter agar tidak overdosis. Umumnya penggunaannya hanya untuk 3 minggu pengobatan.

Cara Tepat Minum Carisoprodol

Meskipun obat ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot, tapi penting sekali saat meminumnya harus sesuai dengan resep dokter. Mengingat apapun obat jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak sesuai dengan yang direkomendasikan dokter, maka akan menimbulkan efek berbahaya hingga kecanduan.

Dokter pasti akan memberikan dosis obat sesuai dengan kebutuhan setiap pasien. Misalnya saja untuk anak-anak, orang dewasa dan penderita penyakit tertentu. Jadi, jika anda termasuk salah satu orang yang membutuhkan obat ini, harap mengikuti arah dokter.

Uniknya, untuk minum obat ini bisa sebelum atau sesudah makan. Namun, jika tidak sudah terbiasa mengkonsumsi obat bersamaan dengan makanan, tidak akan menjadi masalah jika melakukannya. Setidaknya untuk mengkonsumsi obat ini harus di waktu yang sama untuk setiap harinya.

Pada umumnya, dokter akan menyarankan untuk minum obat ini 3 kali dalam sehari. Namun, bukan berarti Bisa mengkonsumsinya dalam jangka waktu yang lama. Maksimal hanya bisa mengkonsumsi selama 2-3 Minggu saja. Sedangkan untuk penyimpanannya, pastikan berada di tempat dengan suhu kamar tidak terlalu panas dan tidak terlalu lembab.

Dosis Minum Obat Carisoprodol

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya untuk minum obat karisoprodol harus sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan dokter. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menyeimbangkan dengan kondisi tubuh. Adapun lebih tepatnya ini dosis minumnya.

  • Dosis orang dewasa setiap harinya harus diminum 3 kali dengan ukuran 250-350 mg. Sedangkan untuk lama pengobatannya sekitar 2-3 Minggu.
  • Dosis untuk anak-anak terutama di usia 16 tahun keatas hampir sama dengan orang dewasa.

Pengguna perlu mengetahui, efek samping dan toksisitas karisoprodol bisa meningkat jika dikominasikan dengan penggunaan obat tertentu seperti misalnya tramadol. Selain itu tidak boleh dikombinasikan dengan alkohol, karena bisa meningkatkan aktivitas dari alkohol yang bekerja pada sistem saraf pusat.

Efek Samping Penggunaan Carisoprodol

Setiap orang mempunyai kondisi tubuh yang berbeda dalam merespon obat tertentu. Begitu juga saat mengkonsumsi Carisoprodol, ada efek samping tertentu yang mungkin dapat terjadi. Apalagi jika diminum secara berlebihan, efek samping yang ditimbulkan sebagaimana berikut ini:

  • Muncul tanda-tanda alergi seperti sulit bernapas, pembengkakan pada wajah dan alergi.
  • Kejang-kejang.
  • Berkeringat dan mengigil.
  • Detak jantung bekerja lebih cepat.
  • Diare dan muntah-muntah.
  • Kehilangan koordinasi otak.
  • Halusinasi.
  • Demam dan mual.
  • Gangguan darah.
  • Depresi pada sistem saraf pusat.
  • Insomnia.

Selain beberapa efek samping tersebut, ada gejala yang paling umum dirasakan bagi setiap pengguna. Jadi, jika setelah minum obat tersebut mengalami gejala-gejala tersebut, berhenti minim dan konsultasi dengan dokter. Adapun berikut ini efek samping lainnya.

  • Tremor.
  • Mengantuk.
  • Vertigo
  • Pusing
  • Sakit kepala.
  • Diare dan muntah-muntah.
  • Berkeringat dan demam.

Fakta Obat Carisoprodol yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Obat carisoprodol memang terkenal dapat mengatasi permasalahan kesehatan yang berhubungan dengan otot. Namun, ternyata ada fakta dibalik obat ini yang belum diketahui banyak orang. Ingin tau apa saja fakta menariknya? Berikut ini penjelasannya.

  • Pereda Nyeri Otot

Sebenarnya obat carisoprodol mempunyai indikasi medis sebagai pelemas otot, sehingga bisa meredakan nyeri. Meskipun sebenarnya cara kerja karisoprodol belum dapat diketahui secara jelasnya. Namun, bisa diprediksi jika cara kerja yaitu merubah aktivitas saraf dengan sentral.

Baik itu aktivitas saraf pada otak atau sumsum tulang belakang. Dengan minum obat carisoprodol ini, permasalahan pada otot akan dapat diatasi. Namun, cara minumnya tetap harus mengikuti resep dokter.

  • Tidak Bisa Diminum Jangka Panjang

Fakta lainnya dari obat carisoprodol yaitu tidak bisa diminum untuk jangka waktu yang panjang. Maksimal penggunaannya untuk mengatasi nyeri otot yaitu 3 minggu saja. Hal ini disebabkan karena terkandung senyawa yang bisa memberikan efek berbahaya jika dikonsumsi dalam waktu lama.

Apalagi pembuktian atau penelitian mengenai keamanan mengkonsumsi karisoprodol lebih dari 3 bulan belum pernah dilakukan. Jadi, untuk meminimalisir hal tersebut, akan lebih baik jika mengkonsumsinya sesuai dengan dosis dokter.

  • Menyebabkan Kematian Saat Overdosis

Obat carisoprodol pada umumnya hanya dapat dikonsumsi untuk anak-anak atau orang dewasa sebanyak 250-350 mg untuk satu kali minum saja. Sedangkan untuk setiap harinya, obat tersebut dapat diminum 3 kali.

Jadi, jika seseorang mengkonsumsi obat carisoprodol lebih dari dosa yang telah ditetapkan, tidak akan sembuh. Justru hanya akan mengalami overdosis.

  • Menyebabkan Withdrawal Symptom

Efek samping yang dapat diderita bagi pasien yang minum carisoprodol biasanya akan ketergantungan. Maksudnya, seseorang yang tiba-tiba berhenti minum obat ini, maka akan muncul gejala putus obat atau Withdrawal Symptom.

Apalagi jika mengkonsumsinya bersamaan dengan obat lain, maka efek samping yang didapatkan lebih parah lagi. Biasanya akan muncul efek samping seperti sakit kepala, pusing dan mengantuk. Bahkan, jika mengkonsumsinya melebihi dosis, bisa berdampak lebih parah.

  • Banyak Disalahgunakan

Meskipun obat ini dapat membuat sembuh penyakit otot, tapi ternyata justru semakin banyak disalahgunakan. Nah, dengan tingkat penyalahgunaan yang semakin meningkat inilah, kini sudah ditarik dari peredaran. Hal ini disebabkan karena ada kandungan senyawa yang sangat membahayakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bahkan, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sudah menarik izin semua obat yang mengandung Carisoprodol. Penarikan ini bertujuan untuk meminimalisir efek samping berbahaya yang dirasakan masyarakat, terutama dengan efek sampingnya yang berbahaya. Meskipun manfaat Carisoprodol cukup banyak untuk mengatasi permasalahan otot, tapi ternyata mempunyai banyak efek samping. Bahkan, saat ini izin edarnya sudah dicabut, dikarenakan sering disalahgunakan sehingga dapat menyebabkan ketergantungan.

Jika butuh konsultasi penyalahgunaan NAPZA, segera kunjungi pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka sekarang juga!

Source:

http://repository.uinjambi.ac.id/2270/1/SHP151890_SABRI%20SALDI_Ilmu%20Hukum%20Pidana%20Islam%20-%20win%20aramico.pdf
https://hellosehat.com/obat-suplemen/carisoprodol/
https://www.pom.go.id/new/view/direct/hotissue-pcc
https://id.wikipedia.org/wiki/Carisoprodol
https://aido.id/medicines/carisoprodol/detail
https://farmasetika.com/2017/09/25/sejarah-singkat-obat-racikan-psikotropika-murah-meriah-bernama-karisoprodol/

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top