Dampak Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Fisik Dan Mental - Ashefa Griya Pusaka

Dampak Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Fisik Dan Mental

Dampak Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Fisik Dan Mental
Share on:

Ashefa Griya Pusaka – Dampak penyalahgunaan narkoba bisa sangat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental penggunanya. Oleh karena itu program rehabilitasi yang tepat sangat penting guna membantu pasien pulih dari masalah ketergantungan.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Fisik Dan Mental
Dampak Penyalahgunaan Narkoba untuk Kesehatan Fisik Dan Mental

Kasus penyalahgunaan narkoba di dunia tetap tinggi dari hari ke hari. Tidak sedikit anak muda yang mengkonsumsinya, padahal dampak penyalahgunaan narkoba terlihat sangat nyata. Zat adiktif ini menimbulkan kecanduan jangka panjang dan merusak mental seseorang.

Baca juga Ini Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan Jiwa Dalam Jangka Pendek & Panjang!

Narkoba sebenarnya hanya diizinkan penggunaannya di bidang medis. Itupun jika pasien benar-benar membutuhkan bantuan obat ini. Salah satu fungsinya yaitu sebagai obat bius dan juga mengurangi rasa sakit.

Namun, ketika beredar di masyarakat, pemakaian narkoba menjadi tidak terkontrol dan terbukti merusak masyarakat. Bahkan tidak jarang pengguna narkoba terlibat dalam tindak kriminal yang melanggar hukum.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba bagi Tubuh Manusia

Dampak paling krusial yang dirasakan oleh pengguna NAPZA adalah dampak secara fisik. Tubuh yang tidak kuat terhadap kandungan di dalam zat adiktif ini perlahan dapat mengalami kerusakan hingga kematian. Inilah beberapa dampak narkoba bagi kesehatan tubuh manusia.

Penggunaan narkoba bisa sangat berbahaya, karena penyalahgunaan narkotika menimbulkan efek bagi kondisi kesehatan tubuh,

  • Mengalami Dehidrasi Berkepanjangan

Dampak narkoba pertama adalah dehidrasi. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, kemudian tidak mendapat penanganan tepat bisa menyebabkan kematian. Dehidrasi adalah kondisi tubuh yang kekurangan cairan.

Dehidrasi pada pengguna narkoba disebabkan karena berkurangnya keseimbangan elektrolit. Bahkan, tidak jarang mereka mengalami kejang-kejang akibat kurangnya cairan tersebut. Ciri pengguna narkoba juga bisa dilihat dari berbagai macam faktor lainnya.

  • Alami Hipertermia

Dampak selanjutnya yang umum dialami penyalahguna narkoba adalah hipertermia. Hipertermia sendiri merupakan kondisi tubuh seseorang yang panasnya terlalu tinggi. Hal ini bisa menyebabkan pingsan hingga kematian jika tidak segera mendapat perawatan.

Adapun narkoba yang menyebabkan hipertermia adalah Sabu-Sabu. Hal ini disebabkan oleh salah satu kandungannya yang memicu naiknya suhu tubuh.

  • Rusaknya Sel Saraf

Narkoba juga menyebabkan seseorang mengalami kerusakan sel saraf. Namun, perubahan ini biasanya terjadi dalam jangka panjang. Ketika menggunakan narkoba terlalu sering, sel saraf pada otak akan mengalami perubahan.

Kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap komunikasi antar sel. Pada kondisi tertentu, kerusakan ini akan berlanjut dalam waktu yang lama sekalipun ketika orang telah berhenti konsumsi narkoba.

  • Menyebabkan Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan tingginya angka kematian di dunia. Ternyata, penyakit ini dapat dipicu oleh konsumsi narkoba yang terus menerus.

Ketika seseorang menggunakan narkoba, frekuensi denyut jantung akan mengalami peningkatan sehingga detaknya pun menjadi tidak teratur. Selain itu, juga dapat memicu penyempitan pembuluh darah serta kenaikan tensi darah. Ketika aliran darah ke jantung terganggu, seseorang bisa mengalami serangan jantung.

  • Kerusakan Ginjal dan Penyakit Hati

Dampak lain dari narkoba yang mungkin dialami seseorang adalah rusaknya ginjal. Ketika narkoba masuk ke dalam darah manusia, ginjal akan menyaring limbah tersebut. Jika terlalu banyak zat yang diserap oleh ginjal, ini dapat menyebabkan gagal ginjal.

Selain itu, akibat konsumsi narkoba juga berisiko terkena penyakit hati. Sel-sel hati akan mengalami peradangan ketika seseorang terlalu banyak konsumsi zat adiktif. Kondisi paling parah adalah orang bisa mengalami gagal hati.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba bagi Kesehatan Mental

dampak penyalahgunaan narkoba
dampak penyalahgunaan narkoba

Selain menimbulkan dampak kesehatan tubuh, ada dampak penyalahgunaan narkoba lain yaitu pada kesehatan mental. Secara psikis, pecandu narkoba sudah pasti terganggu. Bahkan, dalam taraf tertinggi, ia bisa mengalami depresi hingga keinginan bunuh diri.

Oleh karena itu orang yang memiliki ketergantungan NAPZA perlu mengikuti program rehabilitasi narkoba guna mendapatkan proses pemulihan yang tepat.

Inilah dampak narkoba bagi kesehatan mental:

  • Alami Gangguan Mood

Salah satu dampak penggunaan narkoba yang paling banyak dialami adalah gangguan mood. Setelah mengkonsumsi narkoba, ada efek lain yang dapat terjadi selain menimbulkan kesenangan sesaat.

Meskipun seseorang mengalami rasa sangat nyaman, tetapi perasaan tersebut mudah berubah. Seperti mudah tersinggung, mudah marah, mudah gelisah dan lebih sensitif terhadap sesuatu. Adapun jenis narkoba yang menyebabkan gangguan mood adalah Heroin, Kokain dan Amfetamin.

  • Kecemasan Berlebih

Gangguan kecemasan juga mudah terjadi pada pengguna narkoba. Seseorang menjadi sangat mudah cemas dan khawatir akan hidupnya. Jika dibiarkan, ia akan mudah stress karena merasa hidup ini sangat aneh dan tidak sesuai bayangannya.

Bagi orang demikian, kehidupan ini terasa tidak nyata. Lingkungan di sekitarnya seperti bukan dunianya.

  • Mengalami Psikosis

Seseorang yang mengkonsumsi narkoba, dalam jangka pendek bisa mengalami psikosis. Gangguan ini ditandai dengan kepercayaan akan hal-hal yang sebenarnya tidak nyata adanya. Dalam ilmu psikologi, ini disebut dengan delusi.

Dalam taraf tertentu, seseorang mengalami halusinasi hingga ketakutan berlebihan. Padahal, sesuatu tersebut sebenarnya tidak ada.

  • Depresi

Ketika efek jangka pendek seperti mood yang berubah-ubah terus terjadi beberapa kali, hal tersebut dapat memicu depresi. Namun, ini tidak berlaku bagi semua pengguna narkoba. Oleh karena itu, dibutuhkan diagnosis secara hati-hati.

Depresi pada pecandu narkoba disebabkan karena seseorang yang kehilangan efek bahagia (manik) dari zat tersebut. Akibatnya, muncul depresi dan kesedihan berlebih.

  • Memperparah Skizofrenia

Narkoba dapat memperparah skizofrenia seseorang. Skizofrenia sendiri adalah gangguan kejiwaan yang ditandai dengan ketidakmampuan membedakan yang baik dan buruk.

Ketika orang dengan gangguan tersebut mengkonsumsi narkoba, maka kondisinya akan semakin parah.

  • Perasaan Takut Berlebihan dan Hilangnya Percaya Diri

Narkoba dapat menimbulkan perasaan takut yang berlebihan. Karena perasaan tersebut, seseorang menjadi mudah berburuk sangka kepada orang lain. Akibatnya, ia tidak mudah percaya hingga sulit menerima masukan dari yang lain.

Karena efek rasa takut berlebih tersebut, orang juga sulit untuk percaya diri. Hidupnya seperti penuh beban dan ketidakberdayaan sehingga sulit bangkit dari keterpurukan.

  • Merasa Diri Tidak Aman

Seseorang yang menggunakan narkoba terkadang merasa dirinya sedang tidak aman. Akibatnya, ia akan takut kepada semua hal dan menjadi paranoid. Bahkan, dalam taraf tertentu ia merasa dalam hidupnya memiliki musuh yang harus dilawan.

Hal itu dapat memicu tindakan brutal dan kasar terhadap orang lain. Jika semakin tidak terkendali, ia bisa melakukan kejahatan kriminal yang merugikan sekelilingnya. Ia pun juga akan menjadi orang yang apatis alias tidak peduli terhadap sekitar.

Selain berbagai dampak penyalahgunaan narkoba di atas, masih banyak lagi dampak lain yang mungkin dialami seseorang. Mengingat kondisi tubuh dan psikis tiap orang tidak sama. Dampak negatif di atas menjadi bukti bahwa narkoba sangat berbahaya dan sebisa mungkin harus dihindari agar tetap sehat dan normal.

For More Information, Hubungi Hot Line Ashefa Griya Pusaka

081388884646

ashefagriyapusaka.co.id

Artikel ini dipublikasikan oleh: https://ashefagriyapusaka.co.id.

Scroll to Top