Narkoba Jenis Stimulan Dapat Menambah Stamina ? Cek Faktanya - Ashefa Griya Pusaka

Narkoba Jenis Stimulan Dapat Menambah Stamina ? Cek Faktanya

Narkoba Jenis Stimulan
Share on:

Ada beberapa orang yang menyalahgunakan narkoba jenis stimulan untuk menambah stamina tubuh agar tetap kuat, semangat dan tidak mudah lelah. Banyak alasan mereka untuk menggunakannya, karena tuntunan kerja yang mengharuskan agar tubuh tetap siap beraktivitas tanpa rasa cape.

Sifat dari narkoba jenis stimulan dapat membuat tubuh tidak mudah lelah, merangsang jantung berdetak lebih kencang dan lebih kuat. Namun, apakah benar narkoba jenis stimulan dapat membantu untuk menambah stamina setiap waktu? Apa saja efek nya pada tubuh? Cek faktnya di artikel ini.

Narkoba jenis stimulan

Narkoba jenis stimulan adalah narkoba yang dapat merangsang tubuh lebih bersemangat, bertenaga, lebih bahagia dan tidak mudah lelah. Contohnya seperti sabu-sabu, kokain dan ekstasi.

Stimulan dapat memberi efek yag dapat mempercepat sinyal antara otak dengan badan. Membuat penyalahguna percaya diri namun jantung berdetak lebih cepat, nafsu makan berkurang dan suhu tubuh hingga tekanan darah meningkat,

  1. Sabu 

Sabu adalah jenis narkoba stimulan berbentuk bubuk putih yang dapat digunakan dengan cara ditelan, diisap dan disuntik. Sabu dapat menimbulkan efek yang menyenangkan dengan durasi yang cepat. Itu sebabnya banyak orang yang terus menggunakannya hingga ketergantungan.

Efek sabu dapat menyebabkan penurunan berat badan yang extrem, napas menjadi lebih cepat, masalah pada gigi dan gusi, luka pada kulit, detak jantung makin cepat. Ketahui juga bahwa efek sabu berbahaya untuk mulut dan gigi.

  1. Ekstasi 

Ekstasi adalah jenis stimulan yang dapat dikonsumsi berbentuk tablet dan pil, diisap dan disuntikan ke pembuluh darah. Efeknya dapat memicu sensasi euforia, energi meningkat, dan membuat pemakainya merasa lebih dekat dengan orang-orang disekitarnya.

Saat efek ekstasinya sudah hilang ada beberapa gejala yang dirasakan berupa masalah tidur, kecemasan, tegang otot, bingung, depresi, mual,pusing, berkeringat dan tekanan darah meningkat.

  1. Kokain 

Kokain jenis stimulan yang berbentuk bubuk dapat digunakan dengan cara disuntikan ke pembuluh darah atau dengan cara dihisap. Termasuk dalam narkoba paling berbahaya yang menimbulkan ketergantungan. 

Efek yang ditimbulkan dapat merasakan sensasi menyenangkan yang membuat ingin terus menggunakannya. Namun, jika terus digunakan akan mengalami beberapa efek buruk seperti serangan jantung, stroke, kram perut, nafsu makan menurun, kehilangan indera penciuman, sulit menelan hingga kematian

Narkoba jenis stimulan dapat menambah stamina, ini faktanya

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa narkoba jenis stimulan dapat menambah stamina seperti lebih bersemangat, berenergi dan tidak mudah lelah. Namun, faktanya efek tersebut hanya sementara, setelah efek nya habis maka tubuh akan merasa sangat lelah karena kurangnya istirahat dan makan.

Narkoba jenis stimulan juga dapat membuat jantung berdetak lebih kencang, sehingga lama-lama jantung akan lebih cepat lelah dan terjadi kerusakan jantung. Organ lainnya yang dapat rusak karena narkoba yaitu otak, hati, ginjal dan paru-paru.

Efek narkoba pada seseorang tergantung pada beberapa faktor seperti kondisi kesehatan umum, ukuran tubuh, jumlah dan kekuatan obat dan adanya obat lain dalam sistem pada waktu yang sama. Narkoba juga memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang pada fisik dan psikologis.

Seseorang akan bertindak berbeda, dan berpikir akan merasa lebih baik setelah menggunakan narkoba. Banyak orang tidak memikirkan bahaya yang akan terjadi. Mereka hanya berpikir bahwa narkoba dapat menambah stamina untuk tuntutan pekerjaan.

Narkoba sebagai penambah stamina sebenarnya tidak benar karena narkoba hanya dapat memberikan rangsangan terhadap otot saja tidak ada hubungannya dengan penambah stamina seseorang. 

Faktanya malah membuat fisik dan kesehatan seseorang akan terus menurun karena efek buruk narkoba tersebut yang dikonsumsi, sehingga tubuh akan merasa lelah dan lemas yang berlebihan. 

Banyak yang menggunakan narkoba sebagai cara instan untuk penambah stamina, namun bukannya mengatasi masalah namun justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Dapat merugikan diri sendiri karena merusak tubuh dan dapat merugikan orang lain karena dapat memicu berbagai tindakan kriminal.

Saat seseorang telah menggunakan banyak dosis obat, akan semakin besar kemungkinan untuk membangun toleransi terhadap efeknya. Hal ini menyebabkan kebutuhan untuk menambah dosis yang lebih besar untuk mendapatkan efek obat tersebut. Ini penyebabnya bahwa narkoba dapat menyebabkan ketergantungan setelah penggunaan jangka panjang.

Cara meningkatkan stamina tanpa narkoba 

Ada beberapa cara untuk meningkatkan stamina tanpa narkoba, diantaranya :

  1. Olahraga secara rutin, misalnya selama 150 menit dalam seminggu. Misalnya dengan cara 30 menit selama 5 hari. Agar tubuh lebih berstamina dan dapat memperbaiki mood.
  2. Makan makanan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan, minum air yang cukup. Jauhi makanan cepat saji karena mempunyai efek buruk bagi kesehatan.
  3. Istirahat dan tidur dengan cukup. Tidur dengan durasi 7-9 jam sehari untuk memulihkan sel-sel yang rusak dan badan yang lelah sehingga fungsi tubuh akan lebih baik. Gunakan waktu istirahatpada malam hari secara efektif sehingga daya tahan tubuh terhadap penyakit akan semakin meningkat 
  4. Kelola stres dengan baik, karena stres akan menguras energi.
  5. Bergaul dengan orang orang positif sehingga akan memberikan pengaruh positif juga pada kehidupan sehingga dapat menjauhi narkoba.

Baca juga 7 Cara Mengatasi Stres yang Perlu Dilakukan Agar Lebih Bahagia

Kesimpulan 

Narkoba jenis stimulan adalah obat yang memiliki efek merangsang tubuh menjadi lebih bersemangat, lebih berenergi, tidak mudah lelah. Contohnya seperti sabu-sabu, kokain dan ekstasi. Jenis ini juga dapat memberikan efek yang dapat mempercepat sinyal antara otak dan badan

Stimulan dapat membuat pemakainya lebih percaya diri namun setelah efeknya hilang penyalahguna akan merasa gelisah, nafsu makan menurun, suhu tubuh dan detak jantung naik. Oleh karena itu penggunaan narkoba sebagai penambah stamina itu salah karena bersifat sementara.

Bukannya membuat badan terasa lebih berstamina tapi dapat merusak tubuh karena efek narkoba tersebut. Malah akan membuat badan lebih terasa lemas dan tidak bertenaga. Cara untuk menambah stamina tanpa narkoba diantaranya olahraga yang rutin, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, kelola stres dengan baik dan bergaul dengan orang-orang yang positif.

Memiliki masalah dengan narkoba jenis stimulan? Yuk konsultasikan dengan pusat rehabilitasi narkoba.

Publikasi: Ashefa Griya Pusaka

Scroll to Top